CILACAP – 15 September 2025, Pemerintah Kabupaten Cilacap terus mencari cara inovatif untuk menekan angka pengangguran. Salah satu langkah terobosan yang kini jadi sorotan adalah program Smart IKAPEKSI melalui seleksi IM Japan, yakni pemagangan kerja ke Jepang yang terbukti memberi peluang besar bagi generasi muda untuk bekerja sekaligus mengasah keterampilan internasional.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, secara resmi membuka seleksi nasional IM Japan di Aula Diklat Praja Cilacap. Program ini digelar berkat kerja sama Smart IKAPEKSI (Ikatan Pengusaha Kenshuusei) Indonesia dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Dinas Ketenagakerjaan & Perindustrian Cilacap.
Apa Itu Smart IKAPEKSI?
Smart IKAPEKSI adalah konsep pengembangan SDM berbasis pengalaman internasional yang dijalankan IKAPEKSI Indonesia. Melalui IM Japan, anak muda tidak hanya diberi kesempatan magang, tapi juga dibekali etos kerja, disiplin, hingga keterampilan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
Ketua Umum IKAPEKSI, Prayoto Widodo, menyebut bahwa Smart IKAPEKSI sudah hadir di 25 provinsi. Khusus Cilacap, program ini diharapkan menjadi motor baru penyerapan tenaga kerja, dengan target seleksi bisa digelar hingga tiga kali dalam setahun.
Antusiasme Peserta Seleksi IM Japan
Pelaksanaan Smart IKAPEKSI lewat seleksi IM Japan di Cilacap berhasil menarik 299 peserta dari berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 144 peserta berasal dari Cilacap, sementara sisanya datang dari Jawa Barat, Lampung, NTB, hingga Kalimantan Tengah.
Para peserta mengikuti empat tahap seleksi, yakni:
- Tes Matematika
- Kesamaptaan Fisik (lari, push up, sit up)
- Tes Kesehatan
- Wawancara Psikologi
Peserta yang lolos akan diberangkatkan ke Jepang untuk magang di sektor-sektor strategis seperti manufaktur, pertanian, konstruksi, hingga perawatan kesehatan. Selama masa magang tiga tahun (dapat diperpanjang), mereka akan menerima uang saku dan pelatihan kerja berstandar internasional.
Smart IKAPEKSI untuk Cilacap
Program Smart IKAPEKSI tidak hanya menjawab kebutuhan lapangan kerja, tapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi Cilacap:
- Transfer Skill: Alumni IM Japan membawa pulang ilmu dan pengalaman kerja kelas dunia.
- Wirausaha Lokal: Banyak peserta merencanakan usaha setelah kembali, seperti peternakan, kuliner, hingga teknologi.
- Penguatan SDM: Mencetak tenaga kerja yang disiplin, mandiri, dan berdaya saing.
Bupati Syamsul berharap, generasi muda Cilacap yang berangkat lewat Smart IKAPEKSI bisa kembali sebagai agen perubahan, bukan hanya mencari nafkah, tapi juga membangun daerah.
Smart IKAPEKSI lewat program IM Japan menjadi jawaban cerdas dalam mengatasi pengangguran di Cilacap. Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, program ini bukan sekadar peluang kerja ke luar negeri, tapi juga investasi SDM untuk masa depan Cilacap yang lebih mandiri dan kompetitif.



