Ponorogo (beritajatim.com) – Antusiasme ratusan anak muda untuk merubah nasib menjadi lebih baik, terpancar di Gedung Sentra Industri Ponorogo. Sebanyak 190 peserta dari Ponorogo, dan daerah lain di Jawa Timur, hingga Jawa Tengah berkumpul, untuk mengikuti Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu (SMART) IKAPEKSI HEBAT.
Program yang digelar oleh Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dan IM Japan ini, akan berlangsung hingga 22 Agustus mendatang. Seleksi tersebut membuka peluang emas bagi generasi muda untuk bisa magang dan bekerja di Jepang selama 3 tahun di berbagai sektor. Yakni mulai sektor konstruksi, manufaktur, hospitality, hingga industri lainnya.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Direktur Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan Solahudin, Perwakilan IM Japan Nur Hidayat, Ketua Umum IKAPEKSI Pranyoto Widodo, serta Ketua DPC IKAPEKSI Ponorogo Dedy Hendratmoko. Kehadiran tokoh-tokoh ini, menjadi bukti dukungan serius terhadap program pemagangan luar negeri. Hal ini penting, karena dinilai mampu meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia.
Ketua Umum IKAPEKSI Indonesia, Pranyoto Widodo, menegaskan bahwa program magang ini tidak hanya tentang bekerja, tetapi juga soal peningkatan kualitas diri. Setelah 3 tahun, mereka akan pulang membawa ilmu dan etos kerja di Jepang untuk membangun daerah masing-masing.
“Kesempatan magang ke Jepang bukan hanya soal bekerja, tetapi juga belajar disiplin, teknologi, dan budaya kerja. Saya berharap anak-anak Ponorogo bisa menjadi contoh yang membanggakan Indonesia di Jepang,” kata Pranyoto Widodo, usai acara pembukaan, Selasa (19/8/2025).
Pranyoto yang juga alumni Kenshusei 30 tahun lalu itu menambahkan, hasil seleksi di beberapa daerah sebelumnya, menunjukkan capaian yang menggembirakan. Hal itu tentu kabar yang sangat menggembirakan.
“Program SMART IKAPEKSI ini berlangsung di berbagai daerah dan yang terakhir kemarin Kabupaten Grobogan berhasil meloloskan 50% dari 164 peserta. Ini cukup menggembirakan bagi kami, ini semua berkat kerja keras tim di daerah membimbing anak-anak agar banyak lolos seleksi. Saya berharap di Ponorogo juga demikian, sehingga banyak anak yang bisa magang di Jepang, semakin banyak semakin baik,” tegasnya.
Optimisme juga datang dari Ketua DPC IKAPEKSI Ponorogo, Dedy Hendratmoko. Dia menilai tingginya minat pendaftar menjadi sinyal positif bagi kesuksesan seleksi kali ini. Dedy pun menargetkan minimal 60 persen peserta dari Ponorogo bisa lolos seleksi.
“Banyak anak muda yang ingin belajar dan bekerja di Jepang. Antusiasme tinggi sekali. Kami akan mendampingi mereka agar lolos seleksi dengan hasil terbaik,” katanya.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengungkapkan dukungan penuh Pemkab Ponorogo terhadap program SMART IKAPEKSI HEBAT ini. Dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Ponorogo ini, bisa dimagangkan ke Jepang. Dengan begitu, nantinya mereka akam mempunyai skill yang mumpuni.
“Pemerintah Kabupaten Ponorogo bangga bisa menjadi tuan rumah seleksi ini. Kesempatan magang ke Jepang adalah jalan emas bagi anak-anak muda Ponorogo untuk menimba ilmu, menambah pengalaman, dan membawa pulang semangat disiplin serta etos kerja yang luar biasa. Saya berharap banyak yang lolos, dan kelak mereka kembali sebagai aset berharga yang akan membangun Ponorogo menjadi lebih hebat,” tegasnya. (end/kun)
Sumber: beritajatim.com
diliput: Endra Dwiono



