Cilacap – Sebanyak 99 calon peserta program praktik kerja ke Jepang asal Kabupaten Cilacap dijadwalkan mengikuti Tes Bahasa Jepang yang akan dilaksanakan pada 20 hingga 22 Januari 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh IKAPEKSI DPC Cilacap bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Pelaksanaan tes tersebut tertuang dalam surat resmi Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Nomor B-2/30/LP.03.01/I/2026 tertanggal 15 Januari 2026, yang ditujukan kepada Ketua IKAPEKSI DPC Cilacap.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa tes bahasa Jepang diperuntukkan bagi peserta yang telah lulus Medical Check Up (MCU) di daerah, dengan lokasi pelaksanaan tes berada di Kabupaten Cilacap.
Ketua IKAPEKSI DPC Cilacap ,yudi, menyambut baik pelaksanaan tes tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kelancaran kegiatan.
“Kami dari IKAPEKSI DPC Cilacap siap memfasilitasi dan mengawal proses tes bahasa Jepang ini agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Ini adalah kesempatan besar bagi putra-putri Cilacap untuk meningkatkan kompetensi dan menembus pasar kerja internasional, khususnya Jepang,” ujar yudi Ketua IKAPEKSI DPC Cilacap dalam keterangannya, Rabu (15/1/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi kemampuan bahasa maupun kelengkapan administrasi.
Sesuai ketentuan, peserta diwajibkan membawa dokumen asli berupa KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, serta ijazah terakhir (SMK/SMU atau Diploma/S1 bagi yang memiliki). Panitia akan melakukan pengecekan dokumen serta pemeriksaan kesamaptaan ulang sebelum tes berlangsung.
Ketua IKAPEKSI DPC Cilacap berharap program ini dapat membuka peluang kerja yang lebih luas dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“Program ini bukan hanya soal bekerja ke luar negeri, tetapi juga peningkatan kualitas SDM. Kami berharap ke depan semakin banyak tenaga kerja Cilacap yang terserap di industri global,” pungkasnya.



