PONOROGO – Ikatan Pemagangan Ekonomi Sosial Indonesia (IKAPEKSI) Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Pelatihan Daerah (Pelatda) yang diikuti oleh 72 siswa. Kegiatan ini berlangsung sejak 9 Januari hingga 30 Maret 2026, bertempat di Gedung Kyai Hasan Besari, Jalan Barong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pengurus Ikapeksi Ponorogo, Fiud, mengatakan Pelatda tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan peserta sebelum mengikuti program pemagangan ke Jepang melalui skema IM Japan.
“Jumlah peserta Pelatda sebanyak 72 siswa. Alhamdulillah, persiapan hingga pelaksanaan sejauh ini berjalan aman dan lancar,” ujar Fiud saat dikonfirmasi, Kamis (23/1).
Ia menjelaskan, kegiatan Pelatda resmi dibuka pada hari ini (19/1) dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan tokoh setempat. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Kepala Desa setempat, Babinsa, RT setempat, serta Ketua DPD IKAPEKSI Jawa Timur, Gus Zaki.
“Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program Pelatda Ikapeksi di Ponorogo,” katanya. Selama mengikuti Pelatda, para peserta menjalani kegiatan harian dengan jadwal yang disiplin dan terstruktur. Aktivitas dimulai sejak dini hari dengan latihan fisik dasar, dilanjutkan kegiatan kebersihan, pelajaran inti, hingga belajar malam.
“Secara umum, kegiatan dimulai pukul 04.30 WIB dengan latihan fisik dasar, lalu kegiatan belajar bertahap dari pagi sampai sore, istirahat, dan malam hari diisi dengan belajar malam,” jelas Fiud. Seluruh materi pelatihan yang diberikan mengacu pada standar IM Japan. Untuk pelatihan fisik dasar (FMD), Ikapeksi Ponorogo menggandeng pelatih dari Kodim Ponorogo.
Melalui kegiatan Pelatda ini, Ikapeksi Ponorogo berharap para peserta memiliki kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan yang kuat sebelum mengikuti tahapan seleksi dan pemberangkatan ke Jepang.



